Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Vol 20, No 1 (2025): JUNI 2025

Analisis Faktor Penentu Implementasi Sistem Ketertelusuran pada Produk Perikanan: Sebuah Kajian Literatur

Pratama, Andri (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Permasalahan utama dalam distribusi produk perikanan adalah tingginya tingkat kerusakan, yang tidak hanya menurunkan nilai jual tetapi juga menyebabkan penolakan di lokasi bongkar dan berisiko terhadap kesehatan konsumen. Kerusakan ini umumnya terjadi karena lemahnya pengawasan dalam rantai pasok yang belum sepenuhnya terdokumentasi dan terintegrasi. Untuk mengatasi hal tersebut, penerapan sistem ketertelusuran berbasis teknologi  seperti  Internet of   Things  (IoT)  dan  blockchain  menjadi sangat  penting.  Sistem  ini memungkinkan pelacakan produk secara real time, mencakup informasi mengenai asal-usul, proses penanganan, hingga kondisi pengiriman produk.  Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong implementasi sistem ketertelusuran pada produk perikanan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap publikasi ilmiah terakreditasi dengan fokus pada topik sistem ketertelusuran dalam sektor perikanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi sistem ini sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis  kepulauan, kebutuhan untuk  memenuhi permintaan konsumen secara tepat waktu, serta urgensi menghindari ketidaksesuaian produk yang berisiko menurunkan kualitas dan kepercayaan pasar. Integrasi sistem ketertelusuran dengan teknologi digital terbukti mampu meningkatkan  efisiensi pengawasan mutu dalam rantai pasok perikanan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas antar aktor yang terlibat. Title: Analysis of Determining Factors in The Implementation of Traceability Systems For Fishery Products: A Literature ReviewThe primary issue in the distribution   of fishery products is the high rate of product  damage,  which not only reduces market value but also leads to rejection at unloading points and poses health  risks to consumers. This damage typically results from weak oversight within the supply chain, which remains poorly documented  and lacks full integration. To address this, implementing a traceability  system based on technologies such as the Internet  of Things (IoT) and blockchain has become increasingly important. These systems enable real-time  product tracking,  including information  on origin, handling   processes, and shipping conditions. This study aims to identify the key factors driving the implementation  of traceability  systems in fishery products.  The method employed is a literature  review of accredited scientific publications focusing on traceability  systems within  the fisheries sector. The findings reveal that implementation  is strongly influenced by Indonesia’s  archipelagic geography,  the need to meet consumer demand in a timely manner, and the urgency to prevent  product  inconsistencies that can undermine quality and market trust. Integrating  traceability  systems with digital technologies has proven effective in improving  quality  control efficiency within  the fishery supply chain, while also enhancing transparency and accountability among the actors involved.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sosek

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, dengan tujuan menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah di bidang Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Artikel-artikel yang dimuat diharapkan dapat ...