Seorang remaja mungkin saja melakukan perubahan perilaku agar merasa terhubung dengan kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kontrol diri dan konformitas pada remaja yang merupakan perokok aktif. Penelitian ini melibatkan 390 orang responden (295 laki-laki dan 95 perempuan) dengan rentang usia 16 sampai 20 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan jenis penelitian korelasional, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Spearman Correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dan konformitas pada remaja perokok aktif, dengan kontrol diri yang tinggi dan konformitas yang rendah.Kata Kunci: Kontrol Diri, Konformitas, Remaja Perokok
Copyrights © 2023