Kinerja keuangan daerah merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Namun, terdapat berbagai permasalahan seperti rendahnya alokasi belanja modal, ketergantungan pada pemerintah pusat, pendapatan daerah yang tidak mencukupi, dan pertumbuhan ekonomi yang belum merata, yang dapat mempengaruhi efektivitas kinerja keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja modal, PAD, dana perimbangandan pertumbuhan ekonomi terhadap kinerja keuangan daerah kabupaten/kota provinsi Jawa Tengah tahun 2021-2023. Teknik analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) belanja modal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan daerah, (2) PAD tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah, (3) dana perimbangan berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan daerah, (4) pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah.
Copyrights © 2025