Papua adalah pulau tropis terbesar di kawasan Pasifik, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan budaya. Salah satu daya tarik utama pulau ini adalah kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah. Eksploitasi alam Papua menyebabkan berbagai macam kerusakan lingkungan yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat adat Papua. Hal tersebut dipicu oleh ekonomisasi alam Papua yang memandangnya sebagai objek keuntungan ekonomis semata. Fenomena ini berpengaruh pada cara pandang masyarakat asli Papua tentang alamnya, termasuk suku Moskona. Penelitian ini bertujuan untuk membangun kembali kesadaran masyarakat Moskona, dan Papua pada umumnya, akan nilai dan makna alamnya, sekaligus memberikan kontribusi bagi pemeliharaan lingkungan hidup. Adapun kajian ini menggunakan metode kualitatif yang memperoleh data dari studi literatur dan wawancara, dengan berfokus pada masyarakat suku Moskona di Distrik Merdey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat suku Moskona memiliki relasi yang mendalam dan harmonis dengan alamnya. Alam merupakan sumber kehidupan bagi mereka. Implikasinya adalah manusia bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan relasi tersebut. Penelitian ini menawarkan pendekatan alternatif berbasis kearifan lokal khas suku Moskona bagi upaya pemeliharaan lingkungan hidup.
Copyrights © 2025