Kajian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi hubungan antara beberapa indikator kinerja keuangan dengan harga saham pada perusahaan sektor kesehatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2024. Variabel independen yang dianalisis mencakup Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), Earnings Per Share (EPS), Dividend Per Share (DPS), serta ukuran perusahaan (Size). Dari total populasi sebanyak 118 perusahaan, dipilih 10 perusahaan sebagai sampel melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 40 data observasi. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen memberikan kontribusi signifikan pada harga saham. Secara parsial, EVA dan Size menunjukkan hubungan negatif yang signifikan pada harga saham, sementara EPS memiliki hubungan positif signifikan. Di sisi lain, MVA dan DPS tidak memiliki keterkaitan signifikan dengan harga saham. Hasil ini memberikan pandangan bahwa investor sebaiknya memperhatikan indikator nilai tambah ekonomi serta kinerja laba per saham sebagai landasan dalam mengambil keputusan investasi pada perusahaan sektor kesehatan di pasar modal Indonesia.
Copyrights © 2025