Penelitian ini berupaya mengkaji secara empiris pengaruh ukuran perusahaan, Debt to Equity Ratio (DER), Return On Assets (ROA), dan Kepemilikan Saham Publik pada Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD) perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Metodologi yang dipergunakan pada studi ini ialah metodologi kuantitatif dengan menerapkan teknik deskriptif verifikatif. Data sekunder diperoleh dari pengambilan sampel secara purposive sampling dari enam emiten. Analisis data meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta autokorelasi), regresi linier berganda, koefisien korelasi Pearson, dan uji t. Temuan mengindikasikan secara parsial, Ukuran Perusahaan serta DER berkontribusi signifikan pada pengungkapan CSR, sedangkan ROA serta kepemilikan saham publik tidak berkontribusi pada pengungkapan CSR. Nilai koefisien determinasi (R²) 48,02% mengindikasikan tiap variabel dalam model mampu menjelaskan pengungkapan CSR 48,02%, sementara sisanya 51,98% disebabkan oleh faktor lain di luar cakupan studi ini.
Copyrights © 2025