Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SDN Palatiga Kota Baubau terhadap tanaman obat melalui budidaya apotek hidup dan edukasi manfaatnya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan siswa, guru, dan tim pelaksana dalam lima tahapan kegiatan: identifikasi masalah, perencanaan kolaboratif, pelaksanaan aksi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa yang sebelumnya hanya mengenal tanaman obat secara visual mengalami peningkatan pemahaman baik secara konseptual maupun praktik. Siswa dapat menanam, merawat, dan menjelaskan manfaat dari tanaman obat seperti jahe, kunyit, sereh, kemangi, dan lidah buaya. Selain itu, keterampilan praktis dan rasa tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekolah juga meningkat. Program ini tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan materi tanaman obat ke dalam pembelajaran. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa metode PAR efektif diterapkan dalam program sekolah sehat dan dapat menjadi model pengembangan program apotek hidup berkelanjutan di sekolah lainnya.
Copyrights © 2025