Penelitian ini mengeksplorasi strategi pengelolaan keuangan pribadi yang efektif di kalangan kaum muda di Desa Wangunsari, dengan fokus pada dua kelompok: mereka yang sudah bekerja dan yang masih bergantung pada orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriftif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan menggunakan metode analisis data berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. strategi pengelolaan keuangan pribadi di kalangan kaum muda di Desa Wangunsari, terbagi menjadi dua kelompok: yang sudah bekerja dan yang masih bergantung pada orang tua. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa kaum muda yang bekerja memiliki variasi dalam pengelolaan keuangan, dengan sebagian mampu membuat anggaran dan menabung, sementara yang lain kesulitan akibat kurangnya pengetahuan keuangan. Di sisi lain, kaum muda yang bergantung pada orang tua menunjukkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan, tetapi tidak semua menerapkan anggaran secara konsisten. Pola konsumsi yang tidak terencana menjadi tantangan utama bagi kedua kelompok, dipicu oleh pengaruh media sosial dan bias kognitif, yang mengarah pada pengeluaran berlebihan dan ketidakstabilan finansial. Penelitian ini menekankan perlunya program edukasi dan literasi keuangan komprehensif bagi kaum muda untuk mencapai kemandirian finansial di Desa Wangunsari. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Pribadi, Kemandirian Finansial, Literasi Keuangan
Copyrights © 2025