Makanan jajanan adalah makanan yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang di jalanan dan di tempat umum yang langsung dimakan tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut. Anak usia sekolah lebih terpapar makanan jajanan dan serring tertarik dengan makanan jajanan, karena makanan jajanan wananya lebih menarik, rasanya menggugah selera, dan harga terjangkau. Banyak penjual makanan jajanan tidak memperhatikan higienitas dan keamanan makanan yang dijual, sehingga beresiko terkontaminasi bakteri patogen dan dapat menyebabbkan gangguan pencernaan seperti diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media poster tentang makanan sehat terhadap perilaku konsumsi makanan jajajan di SMPK Santo Luiz Gonzaga Suai Timor-Leste. Penelitian dilaksanakan di SMPK Santo Luiz Gonzaga Suai Timor-Leste. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental, menggunakan desain atau rancangan penelitian one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 siswa. Uji statistic yang digunakan adalah Wilcoxon matched pairs sign rank. Menilai perilaku menggunakan kuesioner terstruktur yg telah tervalidasi. Hasil penelitian ini berdasarkan uji statistik terlihat hasil bahwa ada pengaruh penggunaan media visual poster tentang makanan sehat terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan sesudah dilakukan intervensi. Pengaruh intervensi terlihat dengan hasil yang menunjukkan nilai p <0,05 (H0 ditolak). Jumlah sampel yang digunakan adalah 50 responden dengan rata-rata skor pretest responden adalah 35 dengan skor terendah adalah 20 dan skor tertinggi adalah 41. Sedangkan, rata-rata skor posttest responden adalah 42 dengan skor terendah adalah 31 dan skor tertinggi adalah 46. Terdapat pengaruh media poster dalam meningkatkan perilaku secara bermakna.
Copyrights © 2025