Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam merancang kebijakan ekonomi di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Desa ini menghadapi permasalahan ekonomi di mana mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh perkebunan teh dengan penghasilan rendah dan keterbatasan akses pengembangan keterampilan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode PRA yang dilaksanakan pada Juli-Agustus 2024 di Dusun 3 Malabar. Pengumpulan data dilakukan melalui FGD, wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan stakeholder desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Implementasi PRA meliputi tahap awal (pemetaan wilayah, transek, kalender musim, kajian mata pencaharian) dan tahap perencanaan program (pengumpulan masalah, pengelompokan masalah, pohon masalah, matriks ranking, perumusan rencana aksi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengatasi keterbelakangan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, disusunlah program Masyarakat Mandiri dan Terampil Melalui Pelatihan Ekonomi di Banjarsari atau Mantap Banjarsari. Program ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan keterampilan ekonomi yang lebih mandiri serta membuka akses pada peluang usaha baru.
Copyrights © 2025