Hipertensi salah satu penyakit tidak menular yang menyebabkan mortalitas dan morbiditas yang dapat berakibat pada kasus-kasus serius seperti penyakit stroke, angina pectoris, infark miokard, gagal ginjal, dan gagal jantung hingga menyebabkan kematian. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan dan hanya dapat dikontrol secara teratur. Untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan kebiasaan konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 40 tahun ke atas di RT 01 / RW 19 Kelurahan Pahandut Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut. Kuantitatif, menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 responden, menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji chi spuare. Analisis menunjukan adanya hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi di RT 01 / RW 19 kelurahan pahandut ( P value 0,006 atau P <0,05 ), dan tidak ada hubungan kebiasaan konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi di RT 01 / RW 19 kelurahan pahandut ( P value 0,967 atau P >0,05 ). Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi. Karena terdapat kandungan zat-zat kimia berbahaya seperti nikotin dan karbon monoksida. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi. Karena kejadian hipertensi akan lebih tinggi pada peminum alkohol berat yang mengkonsumsi 2 gelas alkohol dalam sehari.
Copyrights © 2025