Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Pelayanan Kolaboratif dan Integrasi Masyarakat Peduli HIV/AIDS di UPT Puskesmas Kendit, Kabupaten Situbondo. Program ini berfokus pada upaya promotif dan preventif dengan melibatkan komunitas waria dan Lelaki Suka Lelaki (LSL) sebagai populasi kunci. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori implementasi Van Meter dan Van Horn, penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan cukup baik pada aspek koordinasi, sikap pelaksana, dan komunikasi antarorganisasi. Namun, masih terdapat kendala pada aspek sumber daya, terutama anggaran dan waktu, serta hambatan lingkungan sosial yang cenderung diskriminatif. Kesuksesan program sangat bergantung pada komitmen lintas sektor dan dukungan pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung eliminasi HIV/AIDS pada 2030.
Copyrights © 2025