Tujuan peneltian ini adalah menganalisis kinerja ekonomi syariah dibanding dengan kinerja ekonomi konvensional dalam meminimalisir resesi ekonomi. Penelitian ini merupakan explantory research berbasis empiris dengan menggunakan tiga pendekatan yaitu 1) menganalisis kinerja ekonomi syariah dan konvensional ditinjau dari tiga prespektif yaitu empiris pragmatis, relijius ideologis dan akademik idealis, 2) menganalisis kinerja keuangan bank syariah dan konvensional, 3) membuat kerangka model kerja ekonomi syariah dalam meminimalisir resesi ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) jika ditinjau dari tiga perspektif, ekonomi syariah memiliki sistem kerja yang lebih baik dibanding ekonomi konvensional karena tidak bergantung pada fluktuasi suku bunga, dan dalam pengumpulan serta pembiayaan modal dilakukan secara prinsip syariah non riba dan memiliki kinerja lebih aman dimana keuntungan serta kerugian yang dihasilkan akan ditanggung kedua belah pihak, 2) jika ditinjau dari kinerja keuangan yang diukur dengan berdasarkan rasio CAR, BOPO, FDR, ROA, dan NOM kinerja ekonomi syariah lebih stabil dibanding dengan ekonomi konvensional karena saham yang diperdagangkan di pasar modal syariah merupakan saham dengan karakteristik rasio hutang lebih rendah dari pada nilai asetnya sehingga lebih aman serta dikarenakan pendapatan bank syariah berdasarkan akad bagi hasil, sistem kerja tersebut sangat menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi dalam mengelola biaya operasional karena setiap transaksi yang terjadi berdasarkan kesepakatan bersama dan tidak ada unsur zolim dan riba, 3) pada kerangka kerja ekonomi syariah dibagi atas tiga alur kerja yaitu : perataan ekonomi, produktivitas ekonomi, dan perlindungan sosial sehingga dapat meminimalisir ekonomi dan memperkuat stabilitas kesejahteraan rakyat Indonesia
Copyrights © 2025