Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu tanaman industri andalan bagi perekonomian Indonesia. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi kelapa sawit adalah gulma. Gulma merupakan tumbuhan yang memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan tanaman budidaya, Dalam penelitian ini, pengendalian gulma dilakukan dengan menggunakan kombinasi antara ekstrak daun mahoni dengan paraquat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi ekstrak daun mahoni dan paraquat yang terbaik dalam mengendalikan gulma diperkebunan kelapa sawit. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor I dosis ekstrak daun mahoni terdiri dari 4 taraf,yaitu: Kontrol (M0), Ekstrak daun mahoni 2,5% (M1), Ekstrak daun mahoni 5% (M2), Ekstrak daun mahoni 7,5% (M3). Faktor II dosis paraquat terdiri dari 4 taraf, yaitu: kontrol (P0), paraquat 1 ml (P1), paraquat 1,5 ml (P2), paraquat 2 ml (P3). Penelitian ini mempunyai 16 perlakuan dengan 2 ulangan, Maka diperoleh 32 plot. Data dianalisis dengan uji analisis varians, dan dilanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun mahoni kontrol (M0) dengan konsentrasi paraquat 1 ml (P1) efektif mematikan gulma sebesar 98,9%. Kata Kunci: Ekstrak, Daun Mahoni, Paraquat, Gulma
Copyrights © 2025