Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, terutama di kalangan dewasa muda yang tinggal di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola hidup sehat terhadap tingkat risiko penyakit jantung pada dewasa muda di lingkungan perkotaan. Pola hidup sehat yang diteliti meliputi kebiasaan olahraga, pola makan, kebiasaan tidur, dan pengelolaan stres. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 250 responden berusia 20–35 tahun yang tinggal di wilayah perkotaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang divalidasi, serta pengukuran indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah, dan kadar kolesterol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan olahraga rutin (p-value < 0,05), konsumsi makanan rendah lemak dan tinggi serat (p-value < 0,05), serta durasi tidur yang cukup (p-value < 0,05) secara signifikan menurunkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, kebiasaan hidup tidak sehat seperti konsumsi makanan cepat saji dan kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada peningkatan risiko. Pengelolaan stres juga ditemukan berperan penting dalam meminimalkan risiko tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pola hidup sehat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan risiko penyakit jantung pada dewasa muda di perkotaan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat, terutama di kalangan generasi muda yang menghadapi tekanan hidup tinggi di lingkungan perkotaan
Copyrights © 2025