Keamanan jaringan menjadi aspek penting dalam menjaga ketersediaan layanan digital, terutama di institusi pendidikan. Penelitian ini menganalisis dampak serangan Slowloris DDoS terhadap performa jaringan lokal di Laboratorium Komputer Universitas Nias. Dengan pendekatan kuantitatif eksperimental, diuji respons server, koneksi aktif, penggunaan CPU dan memori, serta tingkat ketersediaan pada berbagai skenario serangan. Hasil menunjukkan serangan Slowloris secara signifikan meningkatkan waktu respons hingga 500% dan menurunkan ketersediaan di bawah 60%. Serangan ini efektif menguras ketersediaan koneksi server sehingga menghambat akses pengguna sah. Temuan ini memberikan masukan penting bagi administrator jaringan dalam merancang strategi monitoring jaringan seperti pembatasan koneksi dan sistem pencegahan intrusi.
Copyrights © 2025