Kebiasaan belanja secara impulsif di platform e-commerce seperti TikTok Shop semakin menjadi fenomena yang umum, terutama pada kalangan mahasiswa. TikTok Shop sendiri menyajikan pengalaman belanja yang interaktif dan menarik melalui konten video singkat yang memicu emosi dan mendorong tindakan pembelian secara spontan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi pembelian secara impulsif dan mengelompokkan konsumen berdasarkan kecenderungan perilakunya. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 361 responden mahasiswa yang telah melakukan transaksi pembelian di TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan metode K-Means Clustering dengan enam variabel utama: Scarcity, Serendipity Information, Trust, Hedonic Motivation, Shopping Lifestyle, dan Product Presentation. Hasil analisis membentuk tiga segmen konsumen dengan karakteristik yang berbeda, yaitu: (1) visual-rasional, (2) emosional-impulsif dengan tingkat kepercayaan tinggi dan (3) spontan berdasarkan mood. Evaluasi menggunakan Silhouette Score yang menunjukkan tingkat kualitas segmentasi yang baik. Temuan ini memberikan kontribusi nyata dalam perencanaan strategi pemasaran digital yang lebih personal, relevan dan berbasis data psikologis konsumen serta membuka ruang baru untuk pendekatan promosi yang disesuaikan dengan tipe konsumen yang lebih spesifik
Copyrights © 2025