Penulisan ini bertujuan untuk merancang animasi motion graphic sebagai strategi edukasi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap bahaya dan pencegahan diabetes sejak dini. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan design thinking, yang mencakup tahapan prapokduksi, dan produksi, dan pascaproduksi. Subjek penelitian adalah remaja berusia 15-25 tahun di kota Denpasar, Bali. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, studi komputer, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis SWOT digunakan sebagai dasar acuan dalam merumuskan strategi edukatif yang relevan dengan target audiens. Proses perancangan media animasi edukasi dilakukan dengan menggunakan design thinking secara oprasional diimplementasikan dalam tiga tahap utama yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media animasi motion graphic mampu menyampaikan informasi kesehatan secara menarik, efektif, dan mudah untuk dipahami. Media ini berpotensi menjadi alternatif solusi edukasi yang komunikatif dalam mendukung program kesehatan berbasis digital.
Copyrights © 2025