Penelitian ini berupaya untuk melakukan analisa dampak belanja pemerintah daerah terhadap pembangunan pendidikan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 2016–2023. Indikator pembangunan pendidikan yang diukur adalah rata-rata lama sekolah. Pendekatan kuantitatif asosiatif akan dijadikan sebagai metode penelitian. Teknik analisis data memanfaatkan regresi data panel dengan menganalisis 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016-2203. Data yang dianalisis berupa data sekunder, yaitu realisasi belanja Pendidikan oleh pemerintah daerah dan rata-rata lama sekolah. Analisis dilakukan dengan model estimasi yaitu Fixed Effect Model (FEM). Secara parsial belanja pendidikan tidak mempunyai pengaruh signifikan pada rata-rata lama sekolah. Temuan penelitian menegaskan kondisi peningkatan belanja pendidikan tidak otomatis mendorong peningkatan capaian pendidikan apabila tidak diikuti dengan pengelolaan anggaran yang efektif. Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara kebijakan belanja pendidikan dengan program pengentasan kemiskinan serta peningkatan daya beli rumah tangga agar pembangunan pendidikan dapat berjalan optimal. Dengan demikian, kebijakan pemerintah daerah diharapkan tidak hanya berfokus pada penambahan alokasi anggaran, tetapi juga memastikan efektivitas distribusi dan pemanfaatannya untuk mendorong kemajuan kualitas sumber daya manusia di NTB.
Copyrights © 2025