Kue putu ayu adalah salah satu kue tradisional yang berbahan dasar tepung terigu dan santan kelapa. Umumnya kue putu ayu berwarna hijau yang berasal dari daun suji. Namun seiring bertambahnya waktu, kue putu ayu dapat ditambahkan dengan puree labu kuning untuk menambah nilai gizi serta mampu mencegah risiko terjadinya penyakit kanker karena kandungan beta karotennya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan puree labu kuning terhadap tingkat kesukaan (warna, aroma, tekstur, citarasa) dan kadar beta karoten kue putu ayu. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan RAL, terdiri dari satu kontrol dan tiga perlakuan yaitu penambahan puree labu kuning 10gr, 20gr, dan 30gr dengan tiga kali pengulangan. Uji tingkat kesukaan dilakukan terhadap 30 panelis tidak terlatih. Uji kimia yang dilakukan adalah uji kadar beta karoten menggunakan metode spektrofotometri. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan puree labu kuning pada kue putu ayu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter warna, aroma, citarasa, dan kadar beta karoten kue putu ayu. Hasil pengujian kimia menunjukkan bahwa kue putu ayu F3 dengan penambahan puree labu kuning 30gr memiliki kadar beta karoten tertinggi yaitu 1168,4 mg/100gr, sedangkan kadar beta karoten terendah terdapat pada kue putu ayu F0 yaitu 246,02 mg/100gr. Semakin tinggi penambahan puree labu kuning pada kue putu ayu, maka kadar beta karoten kue putu ayu akan semakin meningkat.
Copyrights © 2025