Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur di Desa Wangunjaya. Fenomena yang terjadi yaitu ketika kebutuhan masyarakat berupa akses jalan yang memadai belum terpenuhi sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Desa diharapkan mampu menyelesaikan masalah tersebut salah satunya dengan penggunaan atau pengalokasian Dana Desa yang diberikan oleh pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, akan tetapi hal tersebut tidak masuk semuanya dalam perencanaan penggunaan Dana Desa Tahun 2023. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan dana desa adalah kualitas aparatur yang terbatas. Kurangnya pemahaman terhadap proses perencanaan dan kurangnya koordinasi dalam pelaksanaannya menjadi tantangan utama. Selain itu, keterbatasan keterampilan dan pengetahuan dari staf desa juga berperan dalam menghambat pengelolaan dana desa. Akibatnya, pengelolaan dana desa tidak mencapai potensinya secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas aparatur melalui pelatihan dan pendampingan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan pengelolaan dana desa yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang.
Copyrights © 2025