Ada tiga syarat pokok yang menentukan agar ibadah seseorang diterima oleh Allah s.w.t yaitu: 1. Iman. Iman merupakan landasan pokok kehidupan beragama berdasarkan firman Allah yang artinya: “Barang siapa mengharapkan berjumpa dengan (memperoleh keridhaan) Allah hendaklah ia beramal sholih dan dalam beribadah tidak menyekutukan-nya terhadap sesuatu” (Q.S. 18; ayat 111). Juga dalam Hadits Qudsi diterangkan : “ Barang siapa dalam bewramal ia menyekutukan Aku kepada selain Ku makai a Aku tinggalkan pada sekutu Ku itu” (H.R. Muslim ). Ayat diatas menjelaskan bahwa untuk memperoleh keridhaan Allah disyaratkan: a- Beramal sholeh, yaitu amalan-amalan baik yang telah digariskan oleh agama dan sesuai pula dengan aturan-aturannya; b- Tidak menyekutukanm Allah, artinya tidak menyamakan Allah (bentuk, sifat dan perbuataan-Nya) kepada benda-benda lain. Orang yang dalam batinnya (keyakinannya), mengakui adanya kekuasaan lain selain Allah atau tidak mengakui sama sekali terhadap kekuasaan (adanya) Allah sudah logis kalua ia tak akan memperoleh keridhaan Allah. Dan kalua ia mengingkari pada-Nya tentu saja dalam melakukan sesuatu perbuatan tidak dikaitkan dengan Allah. Dan dalam Hadits Qudsi diatas dijelaskan bahwa Allah tidak menerima amalan orang-orang yang menyekutukan-Nya.
Copyrights © 1977