Kecurangan laporan keuangan menjadi isu penting yang dapat merusak integritas perusahaan dan mempengaruhi stabilitas ekonomi serta kepercayaan investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi deteksi kecurangan laporan keuangan melalui teori fraud diamond. Teori ini mengembangkan konsep fraud triangle dengan menambahkan elemen kapabilitas (capability), yang memungkinkan terjadinya kecurangan. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi stabilitas keuangan, target keuangan, tekanan eksternal, serta perubahan auditor dan direksi sebagai proksi untuk mengevaluasi potensi kecurangan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, tekanan (pressure) terbukti menjadi elemen dominan dalam mendorong terjadinya manipulasi laporan keuangan, diikuti oleh kesempatan (opportunity) dan rasionalisasi (rationalization). Melalui pendekatan ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem deteksi dini kecurangan yang lebih efektif bagi perusahaan dan auditor, serta memberikan rekomendasi dalam upaya pencegahan kecurangan laporan keuangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan risiko kecurangan di dunia usaha dan akuntansi.
Copyrights © 2025