Perkembangan dunia bisnis yang pesat menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih kompetitif dalam mengelola usahanya. UMKM Keripik Tempe Kasanah menghadapi tantangan dalam efisiensi biaya produksi yang disebabkan oleh kelebihan persediaan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Material Requirement Planning (MRP) sebagai solusi untuk mengendalikan persediaan bahan baku dan menekan biaya produksi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data pembelian bahan baku tempe dan menerapkan metode MRP dengan tiga teknik lot sizing yang berbeda. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode MRP mampu merencanakan kebutuhan bahan baku secara lebih terstruktur dibandingkan metode sebelumnya. Teknik Lot-for-Lot (LFL) teridentifikasi sebagai metode pemesanan yang paling optimal karena menghasilkan total biaya persediaan terendah. Dengan teknik LFL, biaya penyimpanan dapat diminimalkan sehingga tercapai efisiensi biaya secara signifikan. Penerapan MRP terbukti dapat membantu perusahaan mengendalikan persediaan bahan baku sehingga proses produksi berjalan lancar dan permintaan pelanggan terpenuhi. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan bukti bahwa adopsi metode MRP dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM di pasaran.
Copyrights © 2025