Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran UMKM Dailysnackediri, usaha camilan tradisional di Indonesia, untuk meningkatkan daya saing menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam terhadap pemilik dan pelanggan, observasi proses produksi, serta analisis dokumen internal dan eksternal. Hasil penelitian mengidentifikasi kekuatan utama pada keunikan produk berbahan lokal dan harga terjangkau, sementara kelemahan terletak pada distribusi terbatas dan rendahnya pemanfaatan platform digital. Peluang meliputi pertumbuhan e-commerce dan tren konsumen terhadap camilan sehat, sedangkan ancaman mencakup inflasi bahan baku dan persaingan harga. Dari matriks TOWS, dirumuskan empat strategi prioritas: (1) inovasi produk sehat dengan promosi digital via TikTok Shop (SO), (2) kolaborasi reseller dan marketplace untuk perluasan distribusi (WO), (3) paket bundling harga untuk bersaing (ST), dan (4) diversifikasi pemasok bahan baku (WT). Implementasi strategi ini diproyeksikan meningkatkan penjualan sebesar 25-30% dalam 1 tahun serta memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini menegaskan urgensi transformasi digital dan kolaborasi antar-pelaku UMKM sebagai kunci adaptasi di era persaingan global.
Copyrights © 2025