Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kekurangan jumlah meja biliar terhadap kinerja operasional di UMKM "Billiard 3in1", yang menghadapi masalah antrian pelanggan pada jam sibuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus dan analisis Teori Antrian model Multi-Channel Single-Phase (M/M/s). Data primer mengenai tingkat kedatangan pelanggan (λ = 15 pelanggan/jam) dan tingkat pelayanan per meja (μ = 4 pelanggan/jam) dikumpulkan melalui observasi langsung untuk memodelkan sistem yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan 4 meja, sistem beroperasi dalam kondisi kritis (utilitas 93,75%) yang menyebabkan waktu tunggu rata-rata pelanggan mencapai 51,84 menit. Analisis skenario perbaikan memproyeksikan bahwa penambahan satu meja (menjadi 5 meja) akan secara drastis mengurangi waktu tunggu menjadi hanya 4,5 menit. Studi ini menyimpulkan bahwa penambahan satu meja biliar adalah solusi strategis yang efektif dan direkomendasikan untuk meminimalkan antrian, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mengoptimalkan efisiensi operasional secara keseluruhan.
Copyrights © 2025