Dalam melakukan aktivitas pembelajaran setiap individu membutuhkan ruang untuk mendorong kreativitas dan fleksibilitas. Dimana setiap desain ruang kelas harus memiliki hubungan perilaku fisik dan interaksi penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola tata ruang kelas MTs Muhammadiyah 6 Karanganyar dengan pendekatan arsitektur perilaku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana proses pengumpulan data dilakukan dengan cara studi lapangan dan observasi pada ruang kelas, wawancara kepada guru serta studi dokumentasi. Selanjutnya melakukan analisis terhadap data berdasarkan parameter berupa analisis ruang, ukuran dan bentuk, perabotan serta penataannya, warna, temperatur, serta pencahayaan. Hasil dari penelitian berdasarkan parameter yang digunakan menunjukkan bahwa analisis terhadap ukuran ruang kelas dan layout perabotan belum sesuai standar, sehingga masih berpengaruh terhadap ruang gerak pengguna. Sedangkan hasil analisis yang lain seperti warna ruang, bukaan, dan perabotan menunjukkan hasil yang memenuhi standar, sehingga mampu memberikan kenyamanan dan efektivitas dalam pembelajaran.
Copyrights © 2025