Curah hujan yang tinggi di Indonesia sering memicu banjir, khususnya di kawasan dekat aliran sungai. Namun, sistem pemantauan ketinggian air yang masih bersifat manual sering kali menghambat deteksi dini. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat diakses secara real-time. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur jarak permukaan air, serta platform Blynk sebagai antarmuka monitoring jarak jauh. Data hasil pengukuran dikirim melalui koneksi Wi-Fi dan ditampilkan pada aplikasi smartphone. Sistem dirancang untuk mengenali tiga kondisi: normal (jarak air 10–69 cm), bahaya banjir (jarak <30 cm) dengan aktivasi LED dan buzzer, serta air surut (jarak ?70 cm) yang memicu buzzer sebagai penanda. Pengujian sistem menunjukkan bahwa alat mampu merespons perubahan ketinggian air secara tepat dan memberikan notifikasi sesuai kondisi aktual. Dengan kemampuannya melakukan pemantauan real-time dan memberikan peringatan secara otomatis, sistem ini terbukti efektif sebagai solusi mitigasi dini terhadap potensi banjir.
Copyrights © 2025