The potential of zakat in Indonesia reaches trillions of rupiah per year, yet the actual collection is only around 2.3% due to low muzakki trust in zakat management organizations. This study aims to describe public perceptions and the efforts made towards zakat management institutions in RW. VI, Tegal Besar Permai I Housing Complex Jember. The research employs a descriptive qualitative approach with an embedded case study design, collecting data through observation and in-depth interviews with the neighborhood head, community unit heads, and local residents. The findings indicate that the community perceives an ideal zakat management institution must fulfill three key principles: trustworthy, professional, and transparent, along with clear vision-mission, legality, and strategic alliances. Community efforts include forming yasinan prayer groups, study group rotating savings, coordinating infaq and alms, and socializing empowerment programs. The study concludes that public perception remains minimal and recommends continuous socialization and training programs to raise awareness of the strategic role of zakat management institutions in community empowerment. Potensi zakat di Indonesia mencapai triliunan rupiah per tahun, namun realisasi pengumpulannya hanya sekitar 2,3% akibat rendahnya kepercayaan muzakki terhadap organisasi pengelola zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat serta upaya yang dilakukan terhadap lembaga pengelolaan zakat di lingkungan RW. VI Perumahan Tegal Besar Permai I Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus terpancang, pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap ketua RW, ketua RT, dan warga setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mempersepsikan lembaga pengelola zakat ideal harus memenuhi tiga kunci utama yaitu amanah, profesional, dan transparan, serta memerlukan visi-misi yang jelas, legalitas, dan aliansi strategis. Upaya yang dilakukan masyarakat meliputi pembentukan komunitas pengajian yasinan, arisan jamaah pengajian, koordinasi infaq dan shadaqah, serta sosialisasi program pemberdayaan. Penelitian menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat masih minim dan merekomendasikan sosialisasi berkelanjutan serta program pembinaan untuk meningkatkan kesadaran akan peran strategis lembaga pengelola zakat dalam pemberdayaan umat.
Copyrights © 2008