Character education holds a higher value than moral education because it is not merely about right or wrong issues but focuses on instilling good habits in life. This ensures that students develop high awareness, understanding, attention, and commitment to practicing goodness in daily life. In conclusion, character can be defined as a person's natural personality in responding to moral situations, manifested through real actions such as good behavior, honesty, responsibility, respect for others, and other noble character values. In the context of Islamic thought, character is linked to faith (iman) and excellence (ikhsan). Pendidikan karakter memiliki nilai lebih tinggi daripada pendidikan moral karena pendidikan karakter tidak hanya terkait dengan masalah benar-salah, tetapi bagaimana membiasakan hal-hal baik dalam kehidupan, sehingga peserta didik memiliki kesadaran, pemahaman, perhatian, dan komitmen untuk menerapkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, karakter dapat dikatakan sebagai kepribadian alami seseorang dalam merespons situasi moral, yang diwujudkan dalam tindakan nyata melalui perilaku baik, jujur, bertanggung jawab, menghormati orang lain, dan nilai-nilai karakter mulia lainnya. Dalam konteks pemikiran Islam, karakter terkait dengan iman dan ikhsan.
Copyrights © 2014