Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen scope yang efektif dapat berperan dalam meminimalisir risiko proyek. Manajemen scope merupakan aspek fundamental dalam perencanaan proyek yang berfungsi menetapkan batasan pekerjaan, mengontrol perubahan, dan menyelaraskan ekspektasi stakeholder. Permasalahan seperti scope creep yang tidak terkendali seringkali menyebabkan keterlambatan proyek, pembengkakan biaya, serta penurunan kualitas output. Dengan menggunakan metode studi literatur, artikel ini mengkaji berbagai sumber akademik dan laporan proyek terkait konsep manajemen scope, validasi ruang lingkup, serta integrasinya dengan manajemen risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan scope yang sistematis, penyusunan Work Breakdown Structure (WBS), serta pengendalian dan validasi ruang lingkup yang disiplin dapat secara signifikan mengurangi potensi risiko proyek. Temuan ini mempertegas bahwa penerapan manajemen scope yang menyeluruh bukan hanya menjadi alat administratif, tetapi juga strategi proaktif untuk meningkatkan keberhasilan proyek secara keseluruhan.
Copyrights © 2025