Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong perubahan signifikan dalam pola konsumsi, terutama di kalangan mahasiswa, yang kini semakin aktif berbelanja melalui platform e-commerce seperti Shopee. Fenomena ini ditandai oleh meningkatnya perilaku konsumtif yang dipicu oleh kemudahan akses, beragam penawaran promosi, serta pengaruh tren konsumsi digital. Dalam perspektif ekonomi Islam, perilaku konsumsi seharusnya dijalankan berdasarkan prinsip syariah, seperti kesederhanaan (wasathiyah), keseimbangan (tawazun), serta menjauhi sikap israf (berlebih-lebihan) dan tabdzir (pemborosan). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola konsumsi mahasiswa muslim pengguna Shopee, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, serta mengeksplorasi penerapan nilai-nilai Islam dalam konsumsi digital. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualititatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive sampling dan diperluas melalui teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi mahasiswa muslim cukup tinggi, didorong oleh faktor psikologis, sosial, dan kemudahan teknologi. Meskipun sebagian mahasiswa menyadari pentingnya prinsip Islam dalam konsumsi, praktiknya masih banyak yang terpengaruh oleh diskon dan fitur-fitur instan dari Shopee.
Copyrights © 2025