Cita-cita perjuangan kalangan Syi’ah adalah ingin mengambil alih Khilafah dan mengembalikannya kepada garis keturunan keluarga yang dikenal dengan ahl al-bait. Dalam hal ini, persoalan yang paling menonjol terletak pada persolan Imamah atau kepemimpinan umat Islam pasca wafatnya Nabi Muhammad. Syi’ah dalam gerakannya terpecah menjadi banyak sekte, tetapi hampir semua sekte Syi’ah menekankan arti penting kepemimpinan Ali bin Abi Thalib sebagai pewaris kepemimpinan Nabi Muhammad dan setelah itu kepemimpinan diwariskan kepada Hasan b. Ali dan kemudian kepada Husein bin Ali. Selanjutnya, kalangan Syi’ah berbeda sikap dan pilihan politik ketika berbicara tentang siapa pewaris Imamah Husein. Sebagian mengambil pilihan kepada Ali Zainal Abidin, putra Husein. Sedangkan yang lainnya memilih Muhammad Hanafiah, puta Ali dari istri selain Fatimah. Dalam merespon hal ini, kalangan Syiah terpecah menjadi banyak sekte diantaranya Zaidiyyah, Sab’iyyah dan Itsna ‘Asyariyyah.
Copyrights © 2008