Kue semprit adalah salah satu kue kering yang banyak disukai oleh masyarakat karena memiliki rasa yang manis dan tekstur yang renyah. Inovasi dalam pengolahan kue semprit dapat dilakukan dengan menambahkan bahan pangan lain, salah satunya tepung daging ikan patin. Penambahan bahan tersebut diharapkan memberikan variasi rasa dan karakteristik sensori yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daging ikan patin terhadap tingkat kesukaan kue semprit, serta untuk menentukan persentase penambahan yang paling disukai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan empat variasi perlakuan penambahan tepung daging ikan patin, yaitu: 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi uji hedonik yang mencakup aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan metode statistik non-parametrik, yaitu Uji Freidman. Berdasarkan hasil analisis, kue semprit dengan penambahan tepung daging ikan patin sebesar 5% memperoleh tingkat kesukaan tertinggi, dengan skor warna 7, aroma 9, tekstur 9, rasa 9, dan nilai alternatif 8,68. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penggunaan tepung daging ikan patin pada kisaran 2,5-5% dalam pembuatan kue semprit untuk mempertahankan daya terima konsumen
Copyrights © 2025