Industri manufaktur menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi. PT WIK Far East Batam, produsen mesin kopi Vertuo Mini, kesulitan memenuhi target produksi karena adanya hambatan di jalur perakitan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Line Balancing untuk mengoptimalkan siklus waktu dan meningkatkan hasil produksi dari 80 unit/jam menjadi 120 unit/jam. Penelitian ini menggunakan pendekatan Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC) yang dipadukan dengan prinsip Lean Manufacturing. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pencatatan waktu menggunakan metode stopwatch time study, dan analisis dengan Fishbone Diagram dan Five Why Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan terjadi pada proses visual check dan cleaning di Workstation 27, di mana Cycle time melebihi target (45 detik, bukan standar 30 detik). Dengan menerapkan Line Balancing, aktivitas di Workstation 27 dapat didistribusikan kembali ke Workstation terdekat, sehingga mengurangi Cycle time dan meningkatkan output produksi. Penerapan Line Balancing secara signifikan meningkatkan keseimbangan dan efisiensi lini produksi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menerapkan metode serupa pada lini produksi lain guna meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Copyrights © 2025