Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk wiper mobil pada PT. Valeo AC Batam menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diketahui jenis, penyebab, dan tingkat keparahan dari cacat produk sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan yang tepat. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan produksi dan inspeksi kualitas selama bulan Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa titik kritis dalam proses produksi yang menyebabkan cacat dominan seperti goresan pada karet dan kesalahan perakitan. Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi diperoleh pada proses perakitan akhir. Rekomendasi yang diberikan adalah peningkatan SOP, pelatihan operator, dan monitoring SPC secara berkala.
Copyrights © 2025