Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 4 No. 12: Agustus 2025

IMPLEMENTASI AJARAN TRI-NGA (NGERTI, NGRASA, NGALOKI) TERHADAP PEMANDU WISATA

Putra Hanifan Graha (Unknown)
Fanji Lesmana (Unknown)
Silvia Septiyani Koswara (Unknown)
, Indah Kesuma Wardani Gafar (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2025

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan konsep Tri Nga Jawa (Ngerti, Ngrasa, Nglakoni) dalam kompetensi pemandu wisata melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh pemandu wisata pada April-Juni 2025. Konsep Tri Nga yang terdiri dari ngerti (mengetahui), ngrasa (memahami), dan nglakoni (melakukan) digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami dimensi kompetensi pemandu wisata profesional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi "ngerti" mencakup penguasaan pengetahuan komprehensif meliputi latar belakang wisatawan, kemampuan komunikasi efektif, etika profesional, pengetahuan medan perjalanan, kemampuan melaksanakan itinerary, dan wawasan pariwisata lokal-global. Dimensi "ngrasa" menekankan pemahaman mendalam terhadap budaya internasional, kemampuan persuasif dalam menegakkan aturan lokal, sensitivitas budaya, dan peran sebagai mediator budaya dan agen konservasi. Dimensi "nglakoni" memanifestasikan pengetahuan dan pemahaman melalui tindakan profesional yang mencakup tiga fungsi utama: mengorganisir kegiatan perjalanan, mengarahkan wisatawan ke destinasi, dan menyampaikan informasi relevan. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa kompetensi pemandu wisata bersifat multidimensional dan holistik, mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Konsep Tri Nga terbukti relevan sebagai kerangka pengembangan kompetensi pemandu wisata yang tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman kontekstual dan kemampuan implementasi praktis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kompetensi pemandu wisata berbasis kearifan lokal yang dapat diadaptasi dalam konteks pariwisata berkelanjutan dan global.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...