Perkembangan layanan keuangan digital mendorong munculnya sistem pembayaran paylater yang menawarkan kemudahan transaksi dengan pembayaran di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan paylater terhadap perilaku konsumtif, khususnya di kalangan generasi milenial dan Z. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi, menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien determinasi sebesar 85,3%. Temuan ini diperkuat oleh kerangka kerja Technology Acceptance Model (TAM) yang menekankan pada persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan teknologi sebagai faktor pendorong adopsi. Meskipun layanan paylater memberikan kenyamanan dan fleksibilitas, penggunaannya perlu diimbangi dengan literasi keuangan dan kontrol diri agar tidak menimbulkan beban ekonomi di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami implikasi sosial dan ekonomi dari penggunaan layanan keuangan digital secara lebih bijak..
Copyrights © 2025