Penelitian ini menganalisis sistem akuntansi persediaan dengan metode First In First Out (FIFO) pada Toko Lapis Kukus Surabaya, yang bergerak di sektor ritel makanan dengan produk berumur simpan pendek. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan staf dan manajemen. Hasilnya menunjukkan bahwa metode FIFO diterapkan secara fisik dan administratif melalui sistem campuran manual dan digital. Penerapan ini efektif dalam menjaga kesegaran produk, meningkatkan akurasi laporan keuangan, serta memengaruhi nilai persediaan akhir, harga pokok penjualan, laba bersih, dan pajak. Namun, tantangan seperti kesalahan pencatatan, keterbatasan ruang, dan kurangnya pelatihan staf masih ditemukan. Perusahaan merespons dengan evaluasi berkala, pelatihan internal, dan digitalisasi sistem. Temuan ini menggarisbawahi relevansi FIFO dalam industri makanan skala menengah dan memberikan kontribusi praktis serta akademik bagi pengembangan sistem persediaan yang efisien dan andal.
Copyrights © 2025