Aplikasi Mobile Paspor (M-Paspor) merupakan sistem yang diimpementasikan untuk meningkatkan layanan publik dalam kepengurusan layanan keimigrasian terutama paspor. Studi kasus dalam penelitian ini yaitu Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Selama pengimplementasiannya pengguna mengalami beberapa kendala yang mengarah pada masalah kepuasan pengguna yang perlu di evaluasi. Penelitian ini, menggunakan metode EUCS dan PIECES Framework, tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh, mengukur kepuasan pengguna, dan memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan setiap variabel EUCS dan PIECES Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji F seluruh variabel metode EUCS dan PIECES berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Berdasarkan uji t variabel format, ease of use, timeliness, information and data, economic, efficiency dan service berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, kemudian variabel content, accuracy, performance dan control and security tidak berpengaruh signifikan. Pengukuran kepuasan pengguna, ditemukan variabel yang mendapat predikat kepuasan sangat puas ialah variabel content dengan nilai mean 4,40. Selanjutnya variabel dengan predikat puas ialah variabel accuracy, format, ease of use, timeliness, performance, information and data, economic, control and security, efficiency, dan service. Adapun rekomendasi perbaikan yang disarankan meningkatkan kelengkapan informasi menggunakan media grafis, memperkuat literasi digital, penyempurnaan kinerja, meningkatkan tampilan antarmuka, melengkapi fitur, kolaborasi dengan lembaga terkait, menambahkan fitur bantuan langsung, pembaruan sistem pembayaran dan kejelasan sistem perlindungan data pengguna.
Copyrights © 2025