PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025

ANALISIS DISTRIBUSI KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE MENURUT WAKTU DI SULAWESI UTARA TAHUN 2018 - 2023

Jacob, Marselia Maria Magdalena (Unknown)
Langi, F. L. Fredrik G. (Unknown)
Asrifuddin, Afnal (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2025

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. Sekitar setengah dari populasi dunia kini berisiko terkena penyakit demam berdarah dengan perkiraan 100-400 juta infeksi terjadi setiap tahunnya. Insiden demam berdarah telah meningkat secara dramatis di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir. Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit yang sedang trend di Provinsi Sulawesi Utara, penyakit berbasis lingkungan ini masih menjadi suatu masalah yang belum terselesaikan. Sulawesi Utara karena kondisi geografis yang mendukung perkembangbiakan virus dengue sehingga angka prevalensi kejadian demam berdarah dengue masih sangat tinggi setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis data surveilans demam berdarah dengue (DBD) di Sulawesi Utara tahun 2018-2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita demam berdarah dengue di Sulawesi Utara yang tercatat atau terkonfirmasi dari tahun 2018-2023. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) selama 6 tahun (2018-2023) mengalamai fluktuasi dan puncak tertinggi kasus demam berdarah dengue (DBD) ada pada tahun 2023 yang dimana tercatat berjumlah 2643 kasus dimana Kabupaten Bolaang Mongondow Utara merupakan Kabupaten tertinggi yang mengalami kasus demam berdarah dengue (DBD) dan kasus terendah yaitu di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Distribusi kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) tertinggi pada tahun 2021, paling tinggi terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Minahasa Utara yaitu 20 kasus kematian dari total 32 kasus kematian. Tingginya angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Sulawesi Utara disebabkan oleh beberapa hal, yaitu kepdatanan penduduk, tingginya curah hujan, kelembaban udara dan juga suhu udara. Berdasarkan penelitian ini diharapkan dapat memperioritaskan pencegahan dan pengendalian di daerah-daerah yang termasuk dalam daerah penemuan kasus tertinggi demam berdarah dengue (DBD), dengan melakukan program Promosi Kesehatan mengenai penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue (DBD).

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

prepotif

Publisher

Subject

Public Health

Description

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum ...