PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025

PERSEPSI SANTRI TENTANG PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTEN

Anjani, Mais Wuri (Unknown)
Wahyudi, Donny Tri (Unknown)
Yacoline, Ferly (Unknown)
Hasriana, Hasriana (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2025

Abstract

Kejadian skabies telah menyebar ke seluruh dunia, mempengaruhi hampir semua kelompok umur, ras, dan status sosial ekonomi. Skabies sering endemi di daerah pasifik yang tropis dan subtropis. Faktor lingkungan tempat tinggal yang disebabkan kondisi kebersihan yang kurang terjaga, kebersihan diri, jarang mandi, sering berbagi atau jarang mengganti handuk dan jarang mengganti pakaian. Banyaknya santri yang tinggal bersama di pesantren membuat mereka cenderung mengabaikan masalah kesehatan sehingga menyebabkan penderita skabies mayoritas santri. Seseorang yang menderita skabies, mengalami rasa gatal yang parah ketika akan tidur. Berbagai faktor dapat menyebabkan terjadinya skabies, termasuk lingkungan tempat tinggal yang disebabkan kondisi kebersihan yang kurang terjaga, kebersihan diri, sanitasi yang buruk seperti jarang mandi, sering berbagi atau jarang mengganti handuk dan jarang mengganti pakaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persepsi santri tentang perilaku pencegahan skabies dengan kejadian skabies di pesantren kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 156 santri remaja di pesantren kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square untuk mengetahuai hubungan persepsi santri tentang perilaku pencegahan dengan kejadian skabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan persepsi santri tentang perilaku pencegahan dengan kejadian skabies dengan p value 0,019.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

prepotif

Publisher

Subject

Public Health

Description

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum ...