Pendahuluan: ketidaksesuaian hasil stok opname dalam sistem manajemen logistik rumah sakit, khususnya untuk barang habis pakai non medis. Tujuan Penelitian: Menganalisis penyebab ketidaksesuaian hasil stok opname menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) di Rumah Sakit XX. Metode Penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Populasi adalah semua bahan habis pakai non medis sebanyak 12 barang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu data stok opname selama April–Juni 2025 sebanyak 12 barang. Sebagai tambahan informasi, peneliti melakukan wawancara dengan kepala ruang dan 4 staf logistik. Teknik pengambilan data: Wawancara, Observasi, dan Kuesioner. Hasil Penelitian: Total selisih yang terjadi adalah 6 barang dengan jumlah fisik lebih sedikit dan 6 barang dengan jumlah fisik lebih banyak dibandingkan data. Analisis fishbone menunjukkan enam kategori penyebab utama: manusia, metode, material, mesin, pengukuran, dan lingkungan, dengan penyebab dominan berasal dari faktor retur (42%) yang umumnya disebabkan oleh barang tidak sesuai spesifikasi atau dikembalikan dari unit pengguna. Kesimpulan: Hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi rumah sakit dalam meningkatkan akurasi pencatatan, mengurangi selisih stok, dan meminimalkan risiko kehilangan aset di masa depan
Copyrights © 2025