Persaingan industri manufaktur yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi proses dan kualitas produk agar tetap kompetitif. PT Sarana Lalu Lintas Indonesia menghadapi masalah berupa tingginya tingkat cacat produk, waktu siklus produksi yang tidak efisien, serta frekuensi downtime mesin yang signifikan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) sebagai strategi peningkatan kinerja produksi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan manajemen dan operator, serta analisis dokumentasi data produksi selama satu tahun. Tahap Define mengidentifikasi akar masalah melalui pemetaan proses, tahap Measure menetapkan baseline kinerja, tahap Analyze menggunakan diagram fishbone untuk menemukan penyebab utama inefisiensi, tahap Improve mengimplementasikan solusi seperti standarisasi SOP, pelatihan intensif, pemeliharaan preventif, dan teknologi monitoring digital, sedangkan tahap Control memastikan keberlanjutan perbaikan melalui monitoring real-time dan audit internal. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat cacat produk hingga 50%, pengurangan waktu siklus produksi sebesar 20%, dan penurunan downtime mesin dari 15% menjadi 5%–6%. Kesimpulannya, penerapan DMAIC secara sistematis mampu memberikan perbaikan berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, konsistensi kualitas produk, dan memperkuat daya saing perusahaan di pasar.
Copyrights © 2025