Arsitektur Enterprise Berbasis Cloud dan IoT untuk Mendukung Smart Governance Pertumbuhan teknologi digital yang cepat telah mengubah sistem tata kelola di seluruh dunia, menciptakan peluang dan tantangan baru bagi administrasi publik. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi komputasi awan, Internet of Things (IoT), dan Enterprise Architecture (EA) sebagai kerangka kerja komprehensif untuk meningkatkan tata kelola digital. Dengan mensintesis literatur yang ada dan memeriksa studi kasus inisiatif kota pintar dan e-government, penelitian ini menyoroti bagaimana teknologi ini dapat secara kolektif meningkatkan efisiensi, transparansi, interoperabilitas, dan keterlibatan warga negara. Cloud Computing memberikan skalabilitas dan pemberian layanan yang fleksibel, IoT memungkinkan pemantauan data real-time untuk tata kelola yang responsif, dan EA memastikan penyelarasan terstruktur antara adopsi teknologi dan tujuan kelembagaan. Temuan menunjukkan bahwa sementara integrasi menawarkan manfaat substansial seperti peningkatan pengambilan keputusan, peningkatan kepercayaan warga negara, dan proses administrasi yang dirampingkan pemerintah juga menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk risiko keamanan siber, masalah privasi data, kesenjangan infrastruktur, dan kesenjangan kebijakan. Analisis komparatif dengan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kerangka kerja berbasis triad ini melampaui pendekatan teknologi tunggal sebelumnya, menawarkan model yang lebih holistik untuk transformasi digital yang berkelanjutan. Studi ini diakhiri dengan mengusulkan rekomendasi kebijakan dan menyarankan arahan penelitian di masa depan, khususnya di bidang integrasi kecerdasan buatan, kerangka kerja keamanan siber, dan evaluasi jangka panjang dari praktik tata kelola digital.
Copyrights © 2024