Sungai Jene’berang yang terletak di Sulawesi Selatan memiliki panjang 78,75 km dengan luas daerah aliran sungai (DAS) 727 m². Sungai ini menghadapi permasalahan serius, terutama pencemaran dan kerusakan DAS akibat limbah industri, rumah tangga, pertanian, pertambangan, serta pembuangan sampah ke badan sungai. Salah satu langkah mitigasi risiko yang diperlukan adalah analisis debit banjir rancangan untuk mengetahui potensi banjir dan merencanakan infrastruktur pengendalian yang tepat. Penelitian ini menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Limantara untuk menganalisis debit banjir rancangan. Hasil analisis menunjukkan debit puncak sebesar 21.409 m³/s dengan waktu menuju puncak 5,7 jam. Debit banjir rancangan pada berbagai periode ulang berturut-turut adalah: 2 tahun sebesar 1.991,02 m³/s; 5 tahun sebesar 2.514,42 m³/s; 10 tahun sebesar 2.790,11 m³/s; 25 tahun sebesar 3.138,93 m³/s; 50 tahun sebesar 3.381,39 m³/s; 100 tahun sebesar 3.610,89 m³/s; dan 200 tahun sebesar 3.832,26 m³/s. Temuan ini dapat menjadi dasar perencanaan pengendalian banjir yang lebih efektif di DAS Jene’berang.
Copyrights © 2025