Identifikasi forensik suatu upaya yang dilakukan untuk membantu penyidik menentukan identitas seseorang. Informasi yang berkaitan dengan identitas seseorang seperti kedua individu korban dari kekompakan tulang belulang antara Mrs A dan Mrs B, ras, jenis kelamin, dan umur. Penemuan dari tulang belulang ini dilaporkan oleh polisi dan diidentifikasi oleh ahli forensik berdasarkan surat permohonan visum yang diberikan. Pada kasus ini diidentifikasi jumlah tulang belulang manusia lengkap dan tidak lengkap dengan perkiraan lama kematian sekitar 1 tahun dapat diperkirakan melalui penilaian kondisi tulang yang masih padat, berbau busuk, berwarna kecoklatan dan kekuningan serta masih adanya sisa jaringan lunak pada permukaan tulang belulang dan ditemukannya belatung. Berdasarkan hasil pemeriksaan tulang belulang dapat disimpulkan sebab kematian korban karena adanya trauma tumpul dan ditemukan adanya resapan darah pada tulang kepala. Pada kedua kerangka tulang terdapat kekompakan tulang yang dapat memudahkan identifikasi korban dari dua induvidu yang berbeda dan adanya pemeriksaan DNA.
Copyrights © 2025