Emesis gravidarum merupakan kondisi umum yang dialami oleh ibu hamil trimester pertama dan dapat menyebabkan gangguan nutrisi, dehidrasi, serta menurunkan kualitas hidup. Prevalensi kondisi ini cukup tinggi, yaitu 40–60% pada multigravida dan 60–80% pada primigravida, dengan angka rata-rata nasional mencapai 67,9%. Aromaterapi lavender, yang mengandung linalool dan linalyl asetat, diketahui memiliki efek relaksasi dan menenangkan yang dapat membantu mengurangi gejala mual dan muntah pada kehamilan. Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Mojolaban. Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 22 responden diberikan intervensi aromaterapi lavender selama tujuh hari. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat emesis gravidarum (p = 0,000). Sebelum intervensi mayoritas responden mengalami mual muntah sedang (86,4%), sementara setelah intervensi, 59,1% mayoritas mengalami mual ringan dan 31,8% mayoritas tidak mengalami mual muntah. Pemberian aromaterapi lavender berpengaruh signifikan dan efektif dalam menurunkan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama.
Copyrights © 2025