Tujuan penelitian guna menganalisa dampak usaha peternakan ayam broiler terhadap lingkungan masyarakat di Desa Huta Durian, Kecamatan Bintang Bayu. Responden penelitian berjumlah 57 orang yang dipilih berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan lokasi peternakan dan tingkat keterpaparan terhadap dampak lingkungan. Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berada dalam usia produktif (21–30 tahun), perempuan, tinggal lebih dari 10 tahun, dan berjarak kurang dari 1 km dari peternakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat merasakan dampak negatif berupa kekhawatiran terhadap penyakit (66,7%), penciuman bau tidak sedap (57,9%), dan pencemaran limbah (52,6%). Namun demikian, sebagian besar responden menilai pengelolaan peternakan cukup baik, dan hampir seluruhnya mengakui adanya manfaat ekonomi berupa kesempatan kerja (98,2%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan peternakan ayam broiler membawa dampak ganda secara positif atau negatif. Maka, diperlukan strategi pengelolaan lingkungan yang lebih baik serta partisipasi aktif masyarakat dalam pemantauan dan pengawasan.
Copyrights © 2025