Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan siswa, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun emosional. Kesejahteraan psikologis siswa menjadi tantangan baru akibat tekanan dari media sosial, pembelajaran daring, dan keterbatasan interaksi sosial langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran konselor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di tengah dinamika digitalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap konselor sekolah dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konselor memiliki peran strategis dalam memberikan layanan konseling individual dan kelompok, menyelenggarakan program literasi digital yang sehat, serta menciptakan lingkungan sekolah yang suportif secara emosional. Selain itu, konselor juga dituntut untuk meningkatkan kompetensi digital agar dapat menjangkau siswa secara efektif melalui platform daring. Kesimpulannya, konselor sekolah berperan penting sebagai fasilitator kesejahteraan psikologis siswa dengan pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2025